Judul Film :
Cinta Suci Zahrana
Sutradara :
Chaerul Umam
Penulis :
Habiburrahman El Shirazy
Pemeran :
Meyda Sefira, Miller Khan, dan Kholidi Asadil
Produksi :
SinemArt Pictures, Jakarta, 2012
Jenis Film :
Drama
Cinta
Suci Zahrana adalah sebuah film Indonesia tahun 2012 yang merupakan
interpretasi dari novel Best Seller karya Habiburrahman El Shirazy dengan judul
yang sama. Film ini merupakan film ke-3 yang ditulis langsung oleh
Habiburrahman El Shirazy. Versi novel film ini, sangat menarik sehingga
SinemArt Pictures bersedia memfilmkan novel ini. Poster film ini menonjolkan
tiga tokoh utama yaitu Zahrana (Meyda Sefira), Hasan (Miller Khan), dan Rahmad
(Kholidi Asadil Alam).
Alur
ceritanya bermula dari seorang gadis bernama Zahrana (Meyda Sefira) yang
mendunia karena karya tulisnya dimuat di jurnal ilmiah RMIT Melbourne. Lalu dia
menerima penghargaan dari Thinghua University, yaitu sebuah universitas ternama
di Cina. Lalu ia terbang ke Cina untuk menyampaikan orasi ilmiahnya di hadapan
puluhan professor arsitek kelas dunia. Ia memaparkan arsitektur bertemakan
budaya yakni arsitektur model kerajaan Jawa-Islam zaman dahulu.
Dari Thinghua University, ia
mendapatkan tawaran pengerjaan sebuah proyek besar dan beasiswa untuk S3. Di
balik kegemilangan prestasi akademiknya, kedua orang tua Zahrana (Meyda Sefira)
sangat mencemaskan kondisi anak gadisnya yang belum menikah di usia yang sudah
memasuki kepala tiga. Sebenarnya sudah banyak lelaki yang mencoba meminangnya,
namun ia tolak secara halus. Salah satunya ia pernah dipinang oleh atasannya
bekerja di sebuah kampus dan ditolaknya secara halus.
Pada
akhir cerita, Zahrana dipinang oleh Hasan yang masih berumur dua puluhan,
sehingga menimbulkan keraguan di dalam hati Zahrana. Namun, keraguan itu segera
ditepis Hasan dengan menikahinya sesegera mungkin agar mereka bisa hidup
bahagia. Orang tua Zahrana yang sudah menantikan pernikahan anaknya pun merestui
pernikahan mereka. Beberapa hari kemudian, mereka segera melangsungkan akad
nikah dan resepsi pernikahan.
Film
Cinta Suci Zahrana ini merupakan salah satu film yang layak untuk ditonton. Bagian
akhir cerita yang tidak terduga mampu menjadi magnet khusus yang membuat
penonton akan semakin penasaran. Kualitas akting para pemainnya pun diramu
sangat apik. Mereka mampu memerankan tiap tokoh sesuai karakternya
masing-masing.
Pesan moral dan agama yang terkandung di dalam
film ini terhitung sangat banyak. Salah satu pesan moral yang terkandung adalah
sudah sepatutnya wanita harus tetap menjaga harga dirinya meskipun dicemooh
oleh orang lain. Sifat Zahrana yang tegar, berpendidikan tinggi, dan berpikiran
terbuka juga bisa kita teladani. Berbedanya pola piker antara orang tua dengan
sang anak juga merupakan salah satu konflik yang sering terjadi di masyarakat.
Namun, Zahrana mampu melunakan suasana dengan mendengarkan nasihat dari kedua
orang tuanya.

