Laman

Rabu, 29 Oktober 2014

RESENSI FILM CINTA SUCI ZAHRANA

Judul Film      : Cinta Suci Zahrana
Sutradara       : Chaerul Umam
Penulis            : Habiburrahman El Shirazy
Pemeran   : Meyda Sefira, Miller Khan, dan Kholidi Asadil 
Produksi         : SinemArt Pictures, Jakarta, 2012
Jenis Film       : Drama
            Cinta Suci Zahrana adalah sebuah film Indonesia tahun 2012 yang merupakan interpretasi dari novel Best Seller karya Habiburrahman El Shirazy dengan judul yang sama. Film ini merupakan film ke-3 yang ditulis langsung oleh Habiburrahman El Shirazy. Versi novel film ini, sangat menarik sehingga SinemArt Pictures bersedia memfilmkan novel ini. Poster film ini menonjolkan tiga tokoh utama yaitu Zahrana (Meyda Sefira), Hasan (Miller Khan), dan Rahmad (Kholidi Asadil Alam).
            Alur ceritanya bermula dari seorang gadis bernama Zahrana (Meyda Sefira) yang mendunia karena karya tulisnya dimuat di jurnal ilmiah RMIT Melbourne. Lalu dia menerima penghargaan dari Thinghua University, yaitu sebuah universitas ternama di Cina. Lalu ia terbang ke Cina untuk menyampaikan orasi ilmiahnya di hadapan puluhan professor arsitek kelas dunia. Ia memaparkan arsitektur bertemakan budaya yakni arsitektur model kerajaan Jawa-Islam zaman dahulu.
            Dari Thinghua University, ia mendapatkan tawaran pengerjaan sebuah proyek besar dan beasiswa untuk S3. Di balik kegemilangan prestasi akademiknya, kedua orang tua Zahrana (Meyda Sefira) sangat mencemaskan kondisi anak gadisnya yang belum menikah di usia yang sudah memasuki kepala tiga. Sebenarnya sudah banyak lelaki yang mencoba meminangnya, namun ia tolak secara halus. Salah satunya ia pernah dipinang oleh atasannya bekerja di sebuah kampus dan ditolaknya secara halus.
            Pada akhir cerita, Zahrana dipinang oleh Hasan yang masih berumur dua puluhan, sehingga menimbulkan keraguan di dalam hati Zahrana. Namun, keraguan itu segera ditepis Hasan dengan menikahinya sesegera mungkin agar mereka bisa hidup bahagia. Orang tua Zahrana yang sudah menantikan pernikahan anaknya pun merestui pernikahan mereka. Beberapa hari kemudian, mereka segera melangsungkan akad nikah dan resepsi pernikahan.
            Film Cinta Suci Zahrana ini merupakan salah satu film yang layak untuk ditonton. Bagian akhir cerita yang tidak terduga mampu menjadi magnet khusus yang membuat penonton akan semakin penasaran. Kualitas akting para pemainnya pun diramu sangat apik. Mereka mampu memerankan tiap tokoh sesuai karakternya masing-masing.
Pesan moral dan agama yang terkandung di dalam film ini terhitung sangat banyak. Salah satu pesan moral yang terkandung adalah sudah sepatutnya wanita harus tetap menjaga harga dirinya meskipun dicemooh oleh orang lain. Sifat Zahrana yang tegar, berpendidikan tinggi, dan berpikiran terbuka juga bisa kita teladani. Berbedanya pola piker antara orang tua dengan sang anak juga merupakan salah satu konflik yang sering terjadi di masyarakat. Namun, Zahrana mampu melunakan suasana dengan mendengarkan nasihat dari kedua orang tuanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar