Laman

Rabu, 29 Oktober 2014

PENGGUNAAN MAJAS DI DALAM KARYA SASTRA


1)      Majas Asosiasi
·         Laksana air yang jatuh dari air terjun, pasrah saja dan nikmati takdirnya.
·         Hatinya bagai kertas putih yang baru akan dipakai.
2)      Majas Metafora
·         Panasnya raja siang hari ini.
·         Sang pelita malam sudah menampakkan dirinya.
3)      Majas Personifikasi
·         Malam ini awan menangis.
·         Kabut tebal menyelimuti para pendaki gunung Kidul.
4)      Metonimia
·         Shinta membeli faber castell untuk ujian nanti.
·         Amalia sarapan dengan indomie pagi ini.
5)      Ironi
·         Ia seorang professor yang handal, saking pintarnya, aku sampai tidak mengerti satu hal pun yang ia jelaskan di kelas tadi.
·         Duh manisnya kopi ini, sampai aku lupa bagaimana rasanya gula.
6)      Pleonasme
·         Salju putih itu sudah mulai turun ke bawah.
·         Mari naik ke atas agar dapat meliahat pemandangan.
7)      Repetisi
·         Selamat tinggal pacarku, selamat tinggal kekasihku, selamat tinggal belahan jiwaku.
·         Cinta adalah kebahagiaan, cinta adalah keindahan, cinta adalah pengorbanan.
8)      Paralelisme
·         Hati ini biru
Hati ini lagu
Hati ini debu
·         Kalau kau mau, aku akan datang. Jika kau berkenan, aku akan datang. Bila kau minta, aku akan datang.
9)      Hiperbola
·         Amalia berlari secepat kilat ke kantin karena kelaparan.
·         Suaranya merdu sekali hingga terdengar sampai ke luar angkasa.
10)  Litotes
·         Kalau boleh ikutlah bersama kami dengan mobil tua ini.

·         Ini hadiah yang tak ada artinya mohon diterima.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar