Sabtu, 27 September 2014
Kamis, 25 September 2014
Antara Teknologi, Remaja dan Bangsa
|
|
|
|
Berbicara tentang perkembangan teknologi,
maka tidak akan lepas dari gadget.
Seperti yang kita ketahui, tertera jelas dalam Wikipedia bahwa teknologi
adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan
bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Tetapi pada saat ini
pengertian teknologi hampir dilupakan oleh pemakainya. Teknologi digunakan
bukan hanya untuk kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia tetapi untuk
kepuasan.
Contohnya adalah teknologi yang seharusnya digunakan untuk mencari informasi, media sosialisasi dan komunikasi disalah gunakan. Para remaja menggunakan teknologi internet untuk mengunggah video-video dan foto yang bernilai pornografi dan melanggar norma. Padahal sudah kita ketahui bahwa tindakan tersebut akan merusak diri kita dan orang-orang di sekitar kita. Perkembangan teknologi di era sekarang ini sangat pesat. Berbagai gadget keluaran terbaru pun terus berkembang. Hal ini menjadi pengaruh besar terhadap remaja Indonesia. Dengan kecanggihan gadget yang dimiliki dapat menyebabkan kurang terjalinnya komunikasi secara langsung dengan teman sebaya, orang tua, maupun orang-orang di sekitarnya karena terlalu asyik memainkan gadget yang ia punya. Kehadiran teknologi di lingkup kehidupan sehari-hari menjadikan kita lupa diri. Anak-anak zaman sekarang bahkan melupakan permainan tradisional seperti permainan karet, guli dan lainnya. Mengapa demikian? Jawabannya adalah karena perkembangan teknologi. Anak-anak lebih suka memainkan permainan yang ada di laptop, handphone dan tablet. Lalu, bagaimana nasib permainan tradisional tersebut? Ya, mereka lenyap dimakan zaman. Selain itu kehadiran teknologi yang begitu pesat menjadikan para remaja menjadi malas untuk berpikir, memperkecil waktu bertemunya remaja dengan buku, karena mereka terlalu mengandalkan teknologi yang ada. Ketika ada tugas dari guru para remaja dengan mudahnya dapat mengakses tugas tersebut dari internet, bahkan tak jarang ketika ujian sedang berlangsung mereka mengandalkan internet sebagai “dewa penolong”. Bagaimana nasib bangsa ini ke depannya, jika setiap remaja bersikap seperti ini. Bukankah nasib bangsa Indonesia ada di tangan remaja Indonesia? Dari berbagai sisi negatif perkembangan teknologi terutama gadget, tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi juga memiliki banyak sisi positif. Teknologi sebagai sarana untuk mempermudah dan mempercepat akses informasi yang kita butuhkan, dengan adanya teknologi para remaja dapat mengakses berbagai informasi melalui gadget kapanpun dan di manapun. Hal lain yang menjadi nilai positif atas perkembangan teknologi yaitu dengan teknologi para remaja semakin lebih mudah berinteraksi satu sama lain bukan hanya melalui handphone tetapi juga melalui internet. Mengikuti perkembangan teknologi boleh-boleh saja, asalkan itu menjadi motivasi dan penyemangat untuk tetap berkarya dan berprestasi. Semua keputusan ada di tangan kita sendiri. Tergantung bagaimana kita mengambil sisi positif dan membuang jauh pengaruh negatif dari perkembangan teknologi itu sendiri. Jangan sampai justru menjadi bumerang bagi kita maupun bagi bangsa Indonesia.
Kelompok 4
|
|
Senin, 01 September 2014
Seberkas Asa
Di keremangan senja,
tubuhku masih berbalut selimut. Udara di luar rumah terasa menggigit kulit.
Mungkin karena aku membiarkan sepasang daun jendela di kamarku terbuka. Ibuku
sudah berisik di dapur. Aku meilirik sebuah jam di meja. Sudah pukul lima pagi rupanya.
Aku beringsut ke kamar mandi. Bersiap berangkat ke sekolah. Hari ini, senin pagi. Rintik-rintik dari awan menghalangi kami untuk upacara bendera nampaknya. Segera aku selesaikan mandiku dan bergegas shalat subuh.
Seusai shalat, rasanya jiwaku tenteram sekali. Semangatku bangkit, aku segera menghampiri ayah untuk mengantarku ke sekolah. Seperti biasa, beliau tiap hari mengantarkan aku ke sekolah dengan motornya yang sudah cukup berusai. Beliau selalu berpesan agar aku focus belajar di kelas XII ini dan mendapatkan nilai terbaik.
Singkat cerita, setelah seharian menimba ilmu di sekolah. Aku tiba di rumah, lalu membereskan pekerjaan rumah yang menumpuk. Tiba-tiba telepon genggamku bordering. Tertera nama seorang teman lelakiku. Dia mengantakan hendak berkunjung ke rumahku.
Sejam kemudian, terdengar suara kendaraan bermotor di depan rumahku. Ternyata dia sudah berdiri tepat di depan pintu dan akupun segera membukakannya. Kami kemudian berbincang-bincang. Ada satu hal yang sangat mengejutkanku.
Tiba-tiba saja, dia menatapku lekat-lekat. Dia menggenggam kedua tanganku. Suasana sangat hening. Bibirnya yang kelu membuatnya terbata-bata untuk bicara. Dia mengatakan bahwa dia menyukaiku. Dia menyayangiku sangat tulus, ungkapnya.
Aku diam terpaku seribu bahasa. Hatiku diam, bingung mau menjawab apa. Aku ‘tak menyangka dia menganggap cukup jauh mengenai kedekatan kami beberapa waktu belakangan ini. Memang, akhir-akhir ini kami cukup sering berkomunikasi. Kami bercanda ria serta sharing berbagai cerita yang menghiasi hari-hari kami.
Tetapi tetap saja, aku ‘tak menganggap hal itu sebagai kedekatan yang lebih dari pertemanan. Aku lebih senang jika dia dan aku berteman baik. Lalu ‘ku tarik nafas dalam-dalam. Akupun melepaskan genggamannya.
Aku menatapnya lirih, dengan sangat merasa bersalah ku ucapkan, “maafkan aku, sepertinya kita belum pantas untuk lebih dari sekedar teman”, jawabku lirih. Matanya sayu, menyimpan airmata yang tertahan gengsi. Lalu dia bergegas pergi dan meninggalkanku.
Pantun Cik Puan
Masak nasi di dapur baru
Masaknya dengan riang gembira
Duhai kamu kekasih baru
Menawan hati jadi bahagia
Makan prasmanan di sisi tengah pelaminan
Tersedak pula potongan kentang
Kamu datang bawa kesedihan
Hilangkan gembira, duka meradang
Asah pisau si pisau belati
Asahnya dengan asahan batu
jika hati telah mati
Kelak perasaan akan membatu
Mandi di kali jumpa bidadari
Ambil sebuah selendang biru
Jika tuan pandai menari
Mari larut dalam tarian rindu
Nur Wulandari
Rabu, 27 Agustus 2014
Di Sudut Hati Sang Proklamator
Dini hari pukul dua
Soekarno duduk di serambi rumah
Teringat rakyat penuh derita
Untuk berbajupun mereka tak punya
Desakan kaum muda mendera
Menggelora, gemuruh semangat hendak merdeka
Sudah lelah 'ku lihat tumpah darah
Membumihanguskan ribuan koloni Belanda
Sampai kapan?
Sampai kapan aku Dini hari pukul dua
Soekarno duduk di serambi rumah
Teringat rakyat penuh derita
Untuk berbajupun mereka tak punya
Desakan kaum muda mendera
Menggelora, gemuruh semangat hendak merdeka
Sudah lelah 'ku lihat tumpah darah
Membumihanguskan ribuan koloni Belanda
Sampai kapan?
Sampai kapan aku tega?
Memandang lirih, menyembunyikan tangis
Atas tiap-tiap pengorbanan jiwa-jiwa sang pahlawan
Asanya berkobar, namun padam dihantam tembakan
Tiap-tiap senjata, menghancurkan ribuan tubuh
Tangan kaki mereka putus, darasnya deras menetes
Kapan hendak merdeka?
Tubuhku semakin ringkih dimakan usia
Janjiku, sebelum Indonesia merebut kemerdekaannya
Tak sedetikpun 'ku sia-siakan
Tak sejengkalpun 'ku lepaskan
Negaraku, bangsaku, merdekalah!
Batam, sembilan belas agustus 2014
Nur Wulandari
Soekarno duduk di serambi rumah
Teringat rakyat penuh derita
Untuk berbajupun mereka tak punya
Desakan kaum muda mendera
Menggelora, gemuruh semangat hendak merdeka
Sudah lelah 'ku lihat tumpah darah
Membumihanguskan ribuan koloni Belanda
Sampai kapan?
Sampai kapan aku Dini hari pukul dua
Soekarno duduk di serambi rumah
Teringat rakyat penuh derita
Untuk berbajupun mereka tak punya
Desakan kaum muda mendera
Menggelora, gemuruh semangat hendak merdeka
Sudah lelah 'ku lihat tumpah darah
Membumihanguskan ribuan koloni Belanda
Sampai kapan?
Sampai kapan aku tega?
Memandang lirih, menyembunyikan tangis
Atas tiap-tiap pengorbanan jiwa-jiwa sang pahlawan
Asanya berkobar, namun padam dihantam tembakan
Tiap-tiap senjata, menghancurkan ribuan tubuh
Tangan kaki mereka putus, darasnya deras menetes
Kapan hendak merdeka?
Tubuhku semakin ringkih dimakan usia
Janjiku, sebelum Indonesia merebut kemerdekaannya
Tak sedetikpun 'ku sia-siakan
Tak sejengkalpun 'ku lepaskan
Negaraku, bangsaku, merdekalah!
Batam, sembilan belas agustus 2014
Nur Wulandari
Minggu, 11 Mei 2014
Musabaqah Tilawatil Quran 2014
Berkat MTQ Nasional, Batam Miliki Infrastruktur Pariwisata Mutakhir
Selasa, 29 April 2014 22:41 WIB
Berkat MTQ Nasional, Batam Miliki Infrastruktur Pariwisata Mutakhir
Tribun Batam/Argianto DA Nugroho
Panggung pagelaran MTQ Ke-27 Tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batam, Selasa (25/2/2014). MTQ Tingkat Kota Batam akan diselenggarakan mulai 1 Maret 2014.
Laporan Wartawan Tribun Batam, Anne Maria SIlitonga BATAM, TRIBUN - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Nasional XXV di Batam memberikan keuntungan tersendiri bagi kota industri ini. Banyaknya pembangunan fisik yang dilakukan di Batam untuk persiapan MTQ, sudah tentu menyumbangkan infrastruktur yang lebih baik lagi bagi Batam. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Kepri, Guntur Sakti mengatakan dengan pembangunan fisik itu, jika dikaitkan ke bidang pariwisata, membuat infrastruktur pariwisata Batam naik. Meski ia sendiri tak berani menjamin pelaksanaan MTQ akan membuat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Batam akan membludak. "Kalau wisman membludak saya nggak terlalu berharap, tapi kalaupun karena ada MTQ kunjungan wisman jadi membludak, yah alhamdulilah.
Karena pelaksanaannya kan di weekend, weekend biasa pun ramai Batam dikunjungi wisman," tutur Guntur kepada Tribun, Selasa (29/4). Tapi berkat MTQ, kini di Batam perbaikan infrastruktur semakin banyak. Belum lagi adanya tambahan bangunan astaqa yang menambah satu lagi spot wisata religi Batam. "Kan karena MTQ ini, jalan-jalan diperbaiki. Yang tadinya satu jalur, jadi dua jalur. Taman-taman yang tadinya berantakan diperbaiki, terus bangunan astaqa yang tadinya nggak ada jadi ada. Ini peningkatan daya saing infrastruktur pariwisata Batam," ucapnya lagi. Menurut Guntur, dampak peningkatan daya saing infrastruktur itu jauh lebih terasa bila dibandingkan dengan kedatangan wisman saja. Ia pun menilai manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu panjang, dibandingkan meningkatnya kunjungan wisman. "Itu sifatnya long term, dan bisa dirasakan tidak cuma sama wisman. Tapi juga masyarakat Kepri, khususnya Batam. Kalau jumlah wisman yang datang saat acara, itu short term saja," katanya
Laporan Wartawan Tribun Batam, Anne Maria SIlitonga BATAM, TRIBUN - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Nasional XXV di Batam memberikan keuntungan tersendiri bagi kota industri ini. Banyaknya pembangunan fisik yang dilakukan di Batam untuk persiapan MTQ, sudah tentu menyumbangkan infrastruktur yang lebih baik lagi bagi Batam. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Kepri, Guntur Sakti mengatakan dengan pembangunan fisik itu, jika dikaitkan ke bidang pariwisata, membuat infrastruktur pariwisata Batam naik. Meski ia sendiri tak berani menjamin pelaksanaan MTQ akan membuat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Batam akan membludak. "Kalau wisman membludak saya nggak terlalu berharap, tapi kalaupun karena ada MTQ kunjungan wisman jadi membludak, yah alhamdulilah.
Karena pelaksanaannya kan di weekend, weekend biasa pun ramai Batam dikunjungi wisman," tutur Guntur kepada Tribun, Selasa (29/4). Tapi berkat MTQ, kini di Batam perbaikan infrastruktur semakin banyak. Belum lagi adanya tambahan bangunan astaqa yang menambah satu lagi spot wisata religi Batam. "Kan karena MTQ ini, jalan-jalan diperbaiki. Yang tadinya satu jalur, jadi dua jalur. Taman-taman yang tadinya berantakan diperbaiki, terus bangunan astaqa yang tadinya nggak ada jadi ada. Ini peningkatan daya saing infrastruktur pariwisata Batam," ucapnya lagi. Menurut Guntur, dampak peningkatan daya saing infrastruktur itu jauh lebih terasa bila dibandingkan dengan kedatangan wisman saja. Ia pun menilai manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu panjang, dibandingkan meningkatnya kunjungan wisman. "Itu sifatnya long term, dan bisa dirasakan tidak cuma sama wisman. Tapi juga masyarakat Kepri, khususnya Batam. Kalau jumlah wisman yang datang saat acara, itu short term saja," katanya
Kegiatan MTQ Provinsi Kepri 2014
Rangkaian Kegiatan MTQ Provinsi Kepri 2014

Rangkaian Kegiatan MTQ Provinsi Kepri 2014
Penerimaan/Penyambutan Kafilah: Selasa-Rabu (18-19 Maret 2014) di Halaman Dinas Bupati Karimun dan Gedung Nasional
Pendaftaran Peserta: Selasa-Rabu (18-19 Maret 2014) di Halaman Dinas Bupati Karimun dan Gedung Nasional
Pawai Ta'ruf: Kamis 20 Maret 2014 di Panggung Rakyat Puteri Kemuning Coastal Area
Malam Ta'ruf: Kamis 20 Maret 2014 di Halaman Dinas Bupati Karimun
Pelantikan Dewan Hakim: Jumat 21 Maret 2014 di Gedung Nasional
Teknikal Meeting dan Penentuan Maqra: Jumat 21 Maret 2014 di Gedung Nasional
Peresmian Stand Pameran dan Bazar: Jumat 21 Maret 2014 di Jl. Pesisir, Coastal Area
Pembukaan MTQ V Provinsi Kepulauan Riau 2014: Jumat 21 Maret 2014 di Puteri Kemuning Coastal Area
Wisuda 6.666 Santri TPQ dan MDA: Sabtu, 22 Maret 2014 di Panggung Rakyat Puteri Kemuning Coastal Area
Peresmian Tugu MTQ (Tugu Iman dan Taqwa) Sabtu, 22 Maret 2014 di Jl. Pesisir, Coastal Area
Peletakan Batu Pertama Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Perbatasan Sabtu, 22 Maret 2014 di Pulau Parit
Pelaksanaan MTQ Provinsi Kepulauan Riau MUSDA LPTQ 2014: Senin 24 Maret 2014 di Ruang Rapat Utama, Kantor Bupati Karimun
Perlombaan Qasidah Rebana: Rabu, 26 Maret 2014 di di Halaman Dinas Bupati Karimun
Rekreasi / Tour Kafilah MTQ Provinsi Kepri 2014, Kamis 27 Maret 2014 di Pantai Pongkar
Rapat Pleno Dewan Hakim: Kamis 27 Maret 2014 di Gedung Nasional atau Hotel Maximillian
Penutupan MTQ Prov. Kepulauan Riau 2014: Kamis 27 Maret 2014 di Panggung Rakyat Puteri Kemuning Coastal Area
Pemulangan Kafilah: Jumat, 28 Maret 2014 di Pelabuhan Internasional

Rangkaian Kegiatan MTQ Provinsi Kepri 2014
Penerimaan/Penyambutan Kafilah: Selasa-Rabu (18-19 Maret 2014) di Halaman Dinas Bupati Karimun dan Gedung Nasional
Pendaftaran Peserta: Selasa-Rabu (18-19 Maret 2014) di Halaman Dinas Bupati Karimun dan Gedung Nasional
Pawai Ta'ruf: Kamis 20 Maret 2014 di Panggung Rakyat Puteri Kemuning Coastal Area
Malam Ta'ruf: Kamis 20 Maret 2014 di Halaman Dinas Bupati Karimun
Pelantikan Dewan Hakim: Jumat 21 Maret 2014 di Gedung Nasional
Teknikal Meeting dan Penentuan Maqra: Jumat 21 Maret 2014 di Gedung Nasional
Peresmian Stand Pameran dan Bazar: Jumat 21 Maret 2014 di Jl. Pesisir, Coastal Area
Pembukaan MTQ V Provinsi Kepulauan Riau 2014: Jumat 21 Maret 2014 di Puteri Kemuning Coastal Area
Wisuda 6.666 Santri TPQ dan MDA: Sabtu, 22 Maret 2014 di Panggung Rakyat Puteri Kemuning Coastal Area
Peresmian Tugu MTQ (Tugu Iman dan Taqwa) Sabtu, 22 Maret 2014 di Jl. Pesisir, Coastal Area
Peletakan Batu Pertama Pondok Pesantren Mutiara Bangsa Perbatasan Sabtu, 22 Maret 2014 di Pulau Parit
Pelaksanaan MTQ Provinsi Kepulauan Riau MUSDA LPTQ 2014: Senin 24 Maret 2014 di Ruang Rapat Utama, Kantor Bupati Karimun
Perlombaan Qasidah Rebana: Rabu, 26 Maret 2014 di di Halaman Dinas Bupati Karimun
Rekreasi / Tour Kafilah MTQ Provinsi Kepri 2014, Kamis 27 Maret 2014 di Pantai Pongkar
Rapat Pleno Dewan Hakim: Kamis 27 Maret 2014 di Gedung Nasional atau Hotel Maximillian
Penutupan MTQ Prov. Kepulauan Riau 2014: Kamis 27 Maret 2014 di Panggung Rakyat Puteri Kemuning Coastal Area
Pemulangan Kafilah: Jumat, 28 Maret 2014 di Pelabuhan Internasional
Langganan:
Postingan (Atom)

